GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Sektor Produksi Komoditi Pala Jadi Perioritas di Maluku Utara

Sektor Produksi Komoditi Pala Jadi Perioritas di Maluku Utara

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM â€" Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Ghani Kasuba (AGK) mengatakan, nasib para petani di Malut tidak terlepas dari perhatian pemerintah …

Sektor Produksi Komoditi Pala Jadi Perioritas di Maluku Utara

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM â€" Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Ghani Kasuba (AGK) mengatakan, nasib para petani di Malut tidak terlepas dari perhatian pemerintah provinsi.

Demikian dikemukakan Gubernur AGK pada membuka rapat koordinasi pengembangan komoditas pala nasional yang berlangsung di Ball Room Grand Dafam Hotel International Hotel Ternate, Kamis (27/9/18).

Menurut Gubernur, provinsi Malut di kenal sebagai kepulauan rempah oleh bangsa eropa di masa yang lalu, seperti cengkeh dan pala yang begitu tumbuh subur menjadi perhatian dunia kala itu.

Untuk itu, pala sebagai komoditi unggulan menjadi sektor produksi yang harus di dorong untuk dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Gubernur juga berharap melalui forum koordinasi ini dapat mendorong pengembangan komoditas pala menjadi perioritas pada pertumbuhan ekonomi dan penghasilan petani di Malut.

“Apa yang menjadi tugas kami sebagai pemerintah daerah ialah melakukan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berdampak pada kemajuan daerah dengan cara peningkatan produksi komoditi pala agar terciptanya pertumbuhan ekonomi sehingga berdampak pada penghasilan masyarakat petani di malut” kata ABdul GHani Kasuba.

Selain itu orang nomor satu di provinsi Malut juga menyampaikan, keinginannya kepada kementrian pertanian agar senantiasa mendorong peningkatan produksi pala yang sejauh ini masih menggunakan teknik tradisional dikembangkan pada indutri pertanian modern sehingga memudahkan para petani baik dalam aktifitas produksi maupun upaya peningkatan jumlah produksi setiap tahun.

Rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh dinas Pertanian Malut bersama Ditjen perkebunan Kementrian pertanian tersebut, dihadiri langsung oleh Direktorat Jenderal perkebunan Republik Indonesia, Wakil Gubernur Papua Barat, mewakili Gubernur Aceh, Mewakili Gubernur Maluku, dan perwakila n gubernur dari Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Utara (Sulut) serta para Forkopimda dan puluhan peserta rakor Kabupaten/Kota se-Maluku Utara.

Berita Lainnya Rumah Dinas Wali Kota Ternate Dijadikan Museum TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) akan mengubah rumah Dinas Wali Kota di kawasan Kalumata Puncak menjadi museum. Wali Ko... Gubernur Malut Resmikan Gedung Fasilitas FK-Unkhair TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut) melakukan peresmian gedung fasilitas fakultas kedokteran universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Kamis (27... BNN Maluku Utara Kuatkan Lembaga Rehabilitasi di Halbar JAILOLO, TAJUKTIMUR. COM - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara (Malut) membangun sinergitas dengan Pemkab Halmahera Barat (Halbar) untuk memberikan pengu... Tingkatkan Disiplin, Wali Kota Tikep Sidak ke Sejumlah SKPD TIDORE, TAJUKTIMUR.COM - alam rangka meningkatkan kedisiplinan pegawai terkait kehadiran dan aktifitas Pegawai di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Pemerintah ... BPOM Temukan Toko Menjual Obat Tanpa Izin di Halmahera Utara TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Maluku Utara melaksanakan operasi penertiban obat maupun sarana ilegal di Tobelo Kabupaten Hal...Sumber: Berita Maluku Utara

No comments