GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

ASDP Diminta Operasikan Kapal Baru di Perairan Maluku Utara

ASDP Diminta Operasikan Kapal Baru di Perairan Maluku Utara

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM â€" PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Feri Indonesia diminta mengoperasikan kapal feri baru di wilayah Maluku Utara (Malut),…

ASDP Diminta Operasikan Kapal Baru di Perairan Maluku Utara

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM â€" PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Feri Indonesia diminta mengoperasikan kapal feri baru di wilayah Maluku Utara (Malut), mengingat perairan di daerah ini sering dilanda gelombang tinggi.

“Tenggelamnya KMP Bandeng pada pertengahan Agustus lalu harus menjadi pertimbangan bagi PT ASDP Feri Indonesia untuk tidak lagi mengoperasikan kapal berusia tua di Malut,” kata salah seorang pemerhati transportasi laut di Malut, M Amirudin di Ternate, Sabtu.

KMP Bandeng yang telah berusia 28 tahun tenggelam dalam pelayaran dari Tobelo, Halmahera Utara menuju Bitung, Sulawesi Utara setelah dihantam gelombang tinggi, mengakibatkan dua awak kapal itu meninggal dunia dan satu orang hilang, sementara 46 orang lainnya yang terdiri awak dan penumpang selamat.

Menurut dia, Malut merupakan provinsi kepulauan sangat membutuhkan sarana transportasi laut y ang memadai dan aman untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, termasuk distribusi barang.

Keberadaan kapal feri milik ASDP di Malut selama ini sangat membantu melancarkan pengangkutan penumpang dan barang baik antar-pulau di wilayah Malut maupun dengan provinsi lain, terutama Sulawesi Utara.

Tetapi sayangnya, kata M Amiruddin, kapal feri yang digunakan ASDP untuk melayani berbagai rute di Malut disinyalir sebagian telah berusia tua di antaranya KMP Bandeng, sehingga rawan mengalami kecelakaan terutama saat musim gelombang tinggi.

Kalau pun kapal feri yang telah berusia tua itu tetap dipertahankan karena pertimbangan keterbatasan armada yang dimiliki ASDP maka selain harus memperhatikan faktor perawatannya, juga sebaiknya hanya dioperasikan untuk jalur dekat.

Ia juga mengimbau kepada Pemprov Malut dan pemerintah kabupaten/kota untuk mengupayakan pengadaan kapal feri melalui APBD untuk kemudian diserahkan pengoperasian kepada ASDP guna memenuhi kebu tuhan transportasi laut yang layak dan aman bagi masyarakat.

Berita Lainnya DPRD: Pemerintah Provinsi Maluku Utara Patuhi Aturan saat Keluar IUP TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) diminta konsisten menaati semua aturan saat akan mengeluarkan Izin Usaha ... Dua Jamaah Haji Asal Maluku Utara Masih di Arab Saudi TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Dua orang haji asal Maluku Utara (Malut) belum bisa dipulangkan dari Tanah Suci sesuai jadwal pemulangan, karena masih menja... Siswa Di Taliabu Diperkenalkan Alsintan Oleh Babinsa TALIABU, TAJUKTIMUR.COM - Babinsa Koramil Taliabu melakukan pengenalan alat sistem pertanian modern (Alsintan) kepada Siswa SMK Sahu Kec. Taliabu Utar... Kemenhub Akan Bangun Infrastruktur Transportasi Halmahera Tengah TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Perhubungan akan membangun sejumlah fasilitas transportasi di Halmahera Tengah guna mendukung proses ekspor pada... Harga Kebutuhan Pokok di Ternate Terpantau Stabil TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Harga barang kebutuhan pokok masyarakat di pasar tradisional di Bastiong dan Pasar Gamalama Kota Ternate terpantau stabil. ...Sumber: Berita Maluku Utara

No comments