Isu Perampasan Gaji GHC Ditepis Pihak Keluarga dan Dikbud Halsel | Liputan 24 Maluku Utara
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Isu Perampasan Gaji GHC Ditepis Pihak Keluarga dan Dikbud Halsel

Posted by On 10:42 PM

Isu Perampasan Gaji GHC Ditepis Pihak Keluarga dan Dikbud Halsel

LABUHA â€" Isu perampasan gaji salah satu oknum Guru Halmahera Selatan (Halsel) Cerdas (GHC) di SMP Negeri 63 Halsel yang terletak di Desa Modayama, Kecamatan Kayoa dilakukan Kepala UPTD atas perintah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Halsel, Nurlaila Muhammad yang beredar di masyarakat, ditepis oleh pihak keluarga dan Dikbud.

Suami Oknum GHC, Husen mengaku, istrinya menjalani proses cuti melahirkan selama dua bulan, sehingga dirinya meminta kepada beberapa guru yang merupakan teman dari istrinya untuk mewakil mengambil gaji istrinya. Beberapa saat kemudian dirinya mendapat telepon dari salah satu guru bahwa untuk pencairan gaji GHC tidak dapat diwakilkan, mendapat laporan tersebut Husen langsung menuju kantor UPTD untuk mengambil gaji istrinya.

“Gaji istri saya dibayar dua bulan senilai Rp 2000.000. Tapi sebelum gaji istri saya Rp 1.500.000 per bulan berarti ada pemotongan,” ungkap Husen kepada KabarMalut, melalui sambungan telepon, Jumat (10/8/2018).

Terkait hal ini. Kepala Dikbud Halsel melalui Sekrtaris Dikbud, Umar Iskandar Alam saat mengatakan, tidak ada pemotongan atau perampasan gaji dari GHC. Bahkan kata Umar, pada saat pertemuan beberapa waktu lalu, Bupati Bahrain meminta gaji GHC dinaikan hanya saja ABPD 2018 sudah disahakan.

“Jadi ditahun 2018 ini gaji Guru Halsel Cerdas Rp 1000.000. Mungkin di tahun 2019 akan dinaikan.” pungkas Umar. (Ajo)

Gambar GravatarDahbudin BasriSumber: Google News | Liputan 2 4 Labuha

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »