22 Orang Hilang di Perairan Maluku Utara Sepanjang Agustus | Liputan 24 Maluku Utara
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

22 Orang Hilang di Perairan Maluku Utara Sepanjang Agustus

Posted by On 1:37 AM

22 Orang Hilang di Perairan Maluku Utara Sepanjang Agustus

Orang Hilang

22 Orang Hilang di Perairan Maluku Utara Sepanjang Agustus

Sepangjang Agustus 2018, korban yang mengalami kecelakaan laut di perairan Maluku Utara belum ditemukan.

22 Orang Hilang di Perairan Maluku Utara Sepanjang AgustusKOMPAS.com/YAMIN ABD HASANDua Awak Feri KMP Bandeng yang ditemukan meninggal dievakuasi ke Ternate, Maluku Utara, Sabtu (18/8/2018)

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sepangjang Agustus 2018, korban yang mengalami kecelakaan laut di perairan Maluku Utara belum ditemukan.

Mereka berasal dari tenggelamnya kapal feri KMP Bandeng, hilangnya kapal penumpang KM Kairos serta perahu nelayan.

Ke-22 korban yang terdiri dari ABK, nela yan dan penumpang itu hingga saat ini masih dilakukan pencarian dari tim gabungan Basarnas Ternate.

Baca: Suami Istri Sumbang Emas untuk Indonesia: Nikah 5 Bulan Lalu hingga Kamar Tidur Terpisah

Untuk KMP Bandeng yang tenggelam pada 15 Agustus 2018, dari total 51 penumpang dan ABK, 34 penumpang dinyatakan selamat, 14 ABK selamat, 2 ABK meninggal dunia, dan 1 ABK bernama Supriyadi masih dinyatakan hilang.

Kemudian kapal yang memuat sembako KM Kairos yang membawa 18 penumpang dan ABK bertolak dari Kecamatan Batang Dua Kota Ternate menuju Bitung Sulawesi Utara pada Minggu 12 Agustus 2018 hingga saat ini seluruh penumpang dan ABK termasuk kapal masih belum ditemukan.

Selain itu dua nelayan asal Kabupaten Pulau Morotai masing-masing Rustam Tatapa dan Makmur Andre dilaporkan hilang di Basarnas Ternate pada Sabtu 18 Agustus 2018 dan hingga kini belum ditemukan.

Baca: Saling Menyemangati, Pasutri Ini Sumbang Medali Emas untuk RI du Asian Games 2018

Terakhir yaitu dua nelayan asal Kabupaten Pulau Morotai masing-masing Djaelan Mandea dan Nahrain Batawi yang dinyatakan hilang pada Jumat 24 Agustus 2018, satu diantara mereka ditemukan selamat yaitu Nahrain Batawi sedangkan rekannya Djaelan Mandea hingga saat ini belum ditemukan.

“Iya semuanya 22 orang. Untuk wilayah laut Halmahera kami bersama tim yaitu BPBD, TNI AL, Polair dan nelayan non-stop melakukan pencarian, terakhir hilangnya dua nelayan asal Morotai, satu ditemukan selamat dan satu masih dilakukan pencarian sampai saat ini,” kata Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Ternate, Muhammad Arafah ketika dihubungi Kompas.com, Senin (27/8/2018).

Baca: Bonus Rp 3 Miliar Menanti Pasangan Suami Istri Muda Penyumbang Medali Emas di Asian Games 2018

Untuk KM Kairos katanya pencarian sudah dilakukan maksimal, mulai dari laut hingga udara, namun sejauh ini belum ada tanda-tanda.

Berdasarkan UU Nomor 29 Tahun 2014 katanya, pencarian terhadap korban dilakukan selama tujuh hari dan setelah itu dilakukan pemantauan dan pengecekan, jika ada tanda-tanda maka akan dikerahkan armada untuk melakukan pencarian kembali.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sepanjang Agustus, 22 Orang Hilang di Perairan Maluku Utara Belum Ditemukan", https://regional.kompas.com/read/2018/08/28/11150011/sepanjang-agustus-22-orang-hilang-di-perairan-maluku-utara-belum-ditemukan.
Penulis : Kontributor Ternate, Fatimah Yamin
Editor : Aprillia Ika

Editor: Aldi_Ponge Sumber: Kompas.com Ikuti kami di Pesilat Hanifan Bikin Jokowi dan Prabowo Berpelukan saat Indonesia Raih Emas Sumber: Berita Maluku Utara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »