Usai Diperiksa KPK, Cagub Maluku Utara Resmi Ditahan KPK | Liputan 24 Maluku Utara
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Usai Diperiksa KPK, Cagub Maluku Utara Resmi Ditahan KPK

Posted by On 9:10 AM

Usai Diperiksa KPK, Cagub Maluku Utara Resmi Ditahan KPK

Ahmad Hidayat Mus saat menjadi terdakwa dan menjalani sidang pembacaan putusan perkara dugaan korupsi Masjid Raya Sula, di Pengadilan Tipikor Ternate, Maluku Utara, Selasa (13/6/2017)KOMPAS.com/YAMIN ABD HASAN Ahmad Hidayat Mus saat menjadi terdakwa dan menjalani sidang pembacaan putusan perkara dugaan korupsi Masjid Raya Sula, di Pengadilan Tipikor Ternate, Maluku Utara, Selasa (13/6/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menahan mantan Bupati Sula Ahmad Hidayat Mus terkait dugaan pengadaan fiktif pembebasan lahan Bandara Bobong yang menggunakan APBD Kabupaten Kepulauan Sula pada 2009.

†œDilakukan penahanan terhadap AHM (Ahmad Hidayat Mus) selama 20 hari ke depan terhitung hari ini,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (2/7/2018).

Tersangka Ahmad Hidayat Mus keluar dari gedung KPK sekitar pukul 18.40 WIB dan telah mengenakan rompi berwana oranye.

Seusai diperiksa, ia telah ditunggu oleh para awak media. Kepada awak media, ia memberikan komentar terkait penahanannya.

Baca juga: KPK Tetapkan Calon Gubernur Maluku Utara Ahmad Hidayat sebagai Tersangka

“Bagi saya ini (penahanan) adalah bagian dari nilai tukar yang sangat luar biasa sangat mahal harganya. Kita sudah menang pilkada ini adalah nilai tukar,” kata Ahmad seusai keluar dari Gedung KPK.

Ahmad juga berpesan kepada masyarakat di Kabupaten Sula, Provinsi Maluku Utara untuk bersabar dan tetap tenang.

“Sabar saja rakyat Maluku Utara. Insya Allah ada Allah SWT,” kata dia.

Lebih lanjut, saat ditanya mengenai nasib diri nya yang memenangi Pemilihan Gubernur Maluku Utara 2018 versi hitung cepat, Ahmad yakin akan tetap dilantik jika nantinya hasil resmi telah keluar dari KPU.

Baca juga: Golkar: Calon Kami yang juga Tersangka KPK, Alhamdulillah Menang di Maluku Utara

“Kami sudah menang pasti menanglah. Suaranya nggak bakal kemana-mana lah,” kata Ahmad.

Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar merupakan pasangan yang diusung Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pasangan calon nomor urut 1 ini meraih 120.015 suara atau 28,76 persen.

Di sisi lain, Febri menuturkan Ahmad Hidayat Mus akan ditahan di rutan cabang KPK di Kav K-4.

Sementara itu, tersangka lainnya Zainal Mus yang merupakan adik kandung dari Ahmad Hidayat Mus akan ditahan di rutan cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur.

Baca juga: 4 Paslon Daftar di KPU Maluku Utara, 2 di Antaranya Kakak Beradik

Dalam kasus ini, Zainal Mus disangka melakukan korupsi terkait pe mbebasan lahan Bandara Bobong pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Sula tahun 2009.

Diduga, tersangka membuat seolah-olah Pemkab Kepulauan Sula membeli lahan milik masyarakat. Padahal, lahan itu milik Zainal Mus. Total kerugian negara dalam kasus ini adalah Rp 3,4 miliar. Dari total uang APBD itu, sebesar Rp 1,5 miliar diduga ditransfer kepada Zainal.

Sementara, sebesar Rp 850 juta diduga diberikan kepada Ahmad melalui pihak lain untuk disamarkan. Kemudian, sisanya mengalir kepada pihak lain.

Dalam kasus ini, Zainal disangka melanggar Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi joPasal 55 Ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Kompas TV Dua calon kepala daerah tersangka korupsi unggul dalam hitung cepat KPU.

Berita Terkait

Golkar: Calon Kami yang juga Tersangka KPK, Alhamdulillah Menang di Maluku Utara

Real Count KPU, Gubernur Petahana Maluku Utara Sementara Unggul

Gantikan Brigjen Firli, Kapolda Maluku Utara Dimutasi Jadi Kapolda NTB

Airlangga Enggan Penetapan Tersangka Cagub Maluku Utara Dikaitkan dengan Golkar

KPK Tetapkan Calon Gubernur Maluku Utara Ahmad Hidayat sebagai Tersangka

Terkini Lainnya

BP3TKI Nunukan Tanggung Pemulangan 3 TKI Korban Tabrakan Speedboat

BP3TKI Nunukan Tan ggung Pemulangan 3 TKI Korban Tabrakan Speedboat

Regional 02/07/2018, 22:59 WIB Polisi Sebut Komplotan 'Tenda Orange' Spesialis Aksi Penjambretan

Polisi Sebut Komplotan "Tenda Orange" Spesialis Aksi Penjambretan

Megapolitan 02/07/2018, 22:39 WIB Moeldoko: Laporan Amnesty Internasional Tak Berkaitan Langsung dengan Pemerintahan Jokowi-JK

Moeldoko: Laporan Amnesty Internasional Tak Berkaitan Langsung dengan Pemerintahan Jokowi-JK

Nasional 02/07/2018, 22:38 WIB Jatuh Bangun Bupati Kukar Rita Widyasari saat Sang Aya   h Terjerat Kasus Korupsi

Jatuh Bangun Bupati Kukar Rita Widyasari saat Sang Ayah Terjerat Kasus Korupsi

Nasional 02/07/2018, 22:36 WIB Sendok Sup Bekas Napoleon Bonaparte Terjual Rp 139 Juta dalam Lelang

Sendok Sup Bekas Napoleon Bonaparte Terjual Rp 139 Juta dalam Lelang

Internasional 02/07/2018, 22:33 WIB Pelajar SMP Disekap Selama 6 Hari dan Diperkosa Kenalan dari Facebook

Pelajar SMP Disekap Selama 6 Hari dan Diperkosa Kenalan dari Facebook

Regional 02/07/2018, 22:31 WIB Warga    Mojokerto Pelihara 30 Ekor Ikan Arapaima di Rumahnya

Warga Mojokerto Pelihara 30 Ekor Ikan Arapaima di Rumahnya

Regional 02/07/2018, 22:24 WIB Pascatabrakan Speedboat di Sebatik, Pemerintah Awasi Kepulangan TKI Ilegal

Pascatabrakan Speedboat di Sebatik, Pemerintah Awasi Kepulangan TKI Ilegal

Regional 02/07/2018, 22:15 WIB Pemprov DKI Mulai Bahas Nasib Pulau-pulau Reklamasi

Pemprov DKI Mulai Bahas Nasib Pulau-pulau Reklamasi

Megapolitan 02/07/2018, 22:12 WIB Airlangga Akan Temui Cak Imin, Bahas Koalisi Pendukun   g Jokowi di Pilpres

Airlangga Akan Temui Cak Imin, Bahas Koalisi Pendukung Jokowi di Pilpres

Nasional 02/07/2018, 22:08 WIB 1.433 Siswa Berkompetisi di OSN 2018

1.433 Siswa Berkompetisi di OSN 2018

Edukasi 02/07/2018, 22:04 WIB Nanda Minta Ridwan Kamil Perhatikan Ojek Online dan Guru Honorer

Nanda Minta Ridwan Kamil Perhatikan Ojek Online dan Guru Honorer

Regional 02/07/2018, 21:59 WIB Polri Peringatkan Jajarannya untuk Tak Tutupi Proses Penghitungan Suara Pilkada Makassar

Polri Peringatkan Jajarannya untuk Tak Tutupi Proses Penghitungan Suara Pilkada Makassar

Nasional 02/07/2018, 21:56 WIB Polisi: Jangan Beri Kesempatan Penjambret Lancarkan Aksinya

Polisi: Jangan Beri Kesempatan Penjambret Lancarkan Aksinya

Megapolitan 02/07/2018, 21:54 WIB Banjir 3 Meter Rendam Puluhan Desa di Wajo, Warga Mengungsi di Atap

Banjir 3 Meter Rendam Puluhan Desa di Wajo, Warga Mengungsi di Atap

Regional 02/07/2018, 21:46 WIB Load MoreSumber: Berita Maluku Utara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »