Golkar: Calon Kami yang juga Tersangka KPK, Alhamdulillah ... | Liputan 24 Maluku Utara
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Golkar: Calon Kami yang juga Tersangka KPK, Alhamdulillah ...

Posted by On 4:00 AM

Golkar: Calon Kami yang juga Tersangka KPK, Alhamdulillah ...

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily saat ditemui di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat, Rabu (7/3/2018).KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily saat ditemui di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat, Rabu (7/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily bersyukur atas kemenangan pasangan calon Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar di Pilkada Maluku Utara berdasarkan hitung cepat sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar merupakan pasangan yang diusung Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ahmad Hidayat Mus saat ini diketahui berstatus tersangka kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara tahun anggaran 2009.

"Sampai hitung cepat sekarang, calon yang kami usung yang juga tersangka KPK, alhamdulillah menang di Maluku Utara," kata Ace dalam diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu, (30/6/2018).

Baca juga: KPK Tetapkan Calon Gubernur Maluku Utara Ahmad Hidayat sebagai Tersangka

Ace juga mengungkapkan, dari 91 pasangan calon yang diusung Golkar, sedikitnya sembilan pasangan calon menang di 17 provinsi yang menggelar di Pilkada Serentak 2018.

Sembilan provinsi tersebut yakni Sumatera Utara, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Maluku Utara, Papua, NTT, dan Sulawesi Tenggara.

"Dari catatan kami, dari 17 provinsi, sembilan paslon yang diusung Golkar menang. Itu artinya sama dengan 52 persen dari Pilkada yang ada di indonesia," t erang Ace.

Ahmad Hidayat Mus sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ia diduga korupsi dengan modus pengadaan proyek fiktif pembebasan lahan Bandara Bobong pada APBD Kabupaten Kepulauan Sula 2009.

Saat itu, Ahmad Hidayat Mus masih menjabat sebagai Bupati Kabupaten Kepulauan Sula 2005-2010.

Akibat kasus tersebut, berdasarkan perhitungan dan koordinasi dengan BPK, negara merugi sebesar Rp 3,4 miliar sesuai dengan jumlah pencairan SP2D kas daerah.

Kompas TV Simak dialognya dalam Sapa Indonesia Malam berikut ini
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Pilkada Serentak 2018

Berita Terkait

Airlangga Enggan Penetapan Tersangka Cagub Maluku Utara Dikaitkan dengan Golkar

4 Pasangan Calon Lolos, Kakak Beradik Bertarung di Pilkada Maluku Utara

Jelang Penetapan Paslon, Kantor KPU Maluku U tara Dipagari Kawat Berduri

Real Count KPU, Gubernur Petahana Maluku Utara Sementara Unggul

Terkini Lainnya

Granat Meledak di Kantor Media Modus Aceh

Granat Meledak di Kantor Media Modus Aceh

Regional 30/06/2018, 17:54 WIB Panglima TNI: Kebhinnekaan Bukan untuk Dipertentangkan

Panglima TNI: Kebhinnekaan Bukan untuk Dipertentangkan

Nasional 30/06/2018, 17:53 WIB 4 Warga Serahkan Buaya Mati ke Petugas di Kali Grogol

4 Warga Serahkan Buaya Mati ke Petugas di Kali Grogol

Megapolitan 30/06/2018, 17:46 WIB Shinkansen Bertema Hello Kitty Mulai Beroperasi di Jepang

Shinkansen Bertema Hello Kitty Mulai Beroperasi di Jepang

Internasional 30/06/2018, 17:46 WIB Pemprov DKI: 108 The New Atmosphere Nama Baru Diskotek Illigals

Pemprov DKI: 108 The New Atmosphere Nama Baru Diskotek Illiga ls

Megapolitan 30/06/2018, 17:21 WIB Bidan yang Permainkan Wajah Bayi untuk Video Tik Tok Dirumahkan

Bidan yang Permainkan Wajah Bayi untuk Video Tik Tok Dirumahkan

Megapolitan 30/06/2018, 17:15 WIB TNI-Polri Terbuka untuk Para Santri

TNI-Polri Terbuka untuk Para Santri

Nasional 30/06/2018, 16:58 WIB Bidan yang Permainkan Wajah Bayi untuk Video Tik Tok Meminta Maaf

Bidan yang Permainkan Wajah Bayi untuk Video Tik Tok Meminta Maaf

Megapolitan 30/06/2018, 16:55 WIB Anies Minta Warga Tak Sebar Kecemasan soal Pencarian Buaya

Anies Minta Warga Tak Sebar Kecemasan soal Pencarian Buaya

Megapolitan 30/06/2018, 16:52 WIB Pemprov DKI Jakarta Akan Menerapkan Sistem 'Double Track' di SMK

Pemprov DKI Jakarta Akan Menerapkan Sistem "Double Track" di SMK

Megapolitan 30/06/2018, 16:37 WIB Kenangan Stempel Kumbara dari Kartunis GM Sudarta...

Kenangan Stempel Kumbara dari Kartunis GM Sudarta...

Regional 30/06/2018, 16:19 WIB Soal Hoaks Rusuh di Kalbar, Polri Imbau Tokoh Masyarakat Tak Terprovokasi

Soal Hoaks Rusuh di Kalbar, Polri Imbau Tokoh Masyarakat Tak Terprovokasi

Nasional 30/06/2018, 16:09 WIB Polri Bantah Kalbar Berstatus Siaga I

Polri Bantah Kalbar Berstatus Siaga I

Nasional 30/06/2018, 16:03 WIB Ada Asian Games dan Persiapan Pemilu, Kapolri Minta Warga Sulteng Jaga Perdamaian

Ada Asian Games dan Persiapan Pemilu, Kapolri Minta Warga Sulteng Jaga Perdamaian

Nasional 30/06/2018, 16:02 WIB Anies: Apa yang Jadi Inisiatif di Jakarta, Sekarang Juga Dilaksanakan di Level Nasional

Anies: Apa yang Jadi Inisiatif di Jakarta, Sekarang Juga Dilaksanakan di Level Nasional

Megapolitan 30/06/2018, 15:49 WIB Load MoreSumber: Berita Maluku Utara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »