Jonan Bagikan Ribuan Lampu Tenaga Surya di NTT | Liputan 24 Maluku Utara
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Jonan Bagikan Ribuan Lampu Tenaga Surya di NTT

Posted by On 7:42 PM

Jonan Bagikan Ribuan Lampu Tenaga Surya di NTT

Jonan Bagikan Ribuan Lampu Tenaga Surya di NTT Reporter:

Dewi Nurita

Editor:

Dewi Rina Cahyani

Senin, 2 April 2018 14:48 WIB
Petugas menunjukkan panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Daruba, Kabupaten Kepulauan Morotai, Maluku Utara, 5 April 2016. PLTS tersebut memanfaatkan energi matahari untuk menjadi energi listrik melalui photovoltaic module (green energy). ANTARA/Yudhi Mahatma

Petugas menunjukkan panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Daruba, Kabupaten Kepulauan Morotai, Maluku Utara, 5 April 2016. PLTS tersebut memanfaatkan energi matahari untuk menjadi energi listrik melalui photovoltaic module (green energy). ANTARA/Yudhi Mahatma

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan akan membagikan lampu tenaga surya hemat energi kepada 5.577 kepala keluarga di 39 desa di Nusa Tenggara Timur, tahun ini. Secara simbolis, bantuan dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 ini diserahkan Jonan kepada Bupati Flores Timur dan perwakilan warga di atas kapal KN Chundamani. Kapal itu membawa Jonan bersama dengan rombongan meninjau lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) di Selat Larantuka, Flores Timur, Sabtu, 31 Maret 2018.

"Kementerian ESDM terus berupaya menerangi wilayah Indonesia, terutama desa-desa belum berlistrik, kepada masyarakat di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) sebagai langkah mewujudkan energi berke adilan bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Jonan, seperti dikutip dalam laman resmi Kementerian Energi pada Senin, 2 April 2018.

Simak: Cadangan Listrik 40 Persen Nganggur, Dirut PLN: Tambah Jumlah AC

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat 20 desa yang saat ini masih dalam kondisi gelap gulita di Nusa Tenggara Timur. Dari 20 desa tersebut, 12 sudah dan akan teraliri listrik oleh PT PLN. Sisanya sebanyak delapan desa menjadi prioritas Kementerian Energi untuk mendapatkan bantuan lampu tenaga surya hemat energi.

Berdasarkan catatan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE), sebanyak 5.577 keluarga di 39 desa di Nusa Tenggara Timur akan mendapatkan LTSHE pada tahun ini, 744 di antaranya dibagikan untuk Kabupaten Flores Timur.

"Meski demikian, pemerintah daerah dapat menyampaikan usulan pemasangan LTSHE bagi masyarakat yang masih dalam kondisi gelap gulita dan luput dari pendataan," ujar Jonan.

Selain itu, Nusa Tenggara Timur menjadi target program sumur bor air tanah mengingat beberapa wilayahnya termasuk daerah sulit air. Hingga 2017 telah dibangun 90 titik sumur air bor dan pada 2018 akan dibor dua titik lagi di Kelurahan Weri dan Kelurahan Sarotari, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Terkait
  • Saat Menteri Jonan Todong Anak Buahnya Berpidato Bahasa Prancis

    Saat Menteri Jonan Todong Anak Buahnya Berpidato Bahasa Prancis

    8 hari lalu
  • Jonan Jamin Tarif Dasar Listrik Tak Berubah hingga 2019

    Jonan Jamin Tarif Dasar Listrik Tak Berubah hingga 2019

    12 hari lalu
  • Menteri Jonan Minta BPS Ubah Definisi Rasio Elektrifikasi

    Menteri Jonan Minta BPS Ubah Definisi Rasio Elektrifikasi

    18 hari lalu
  • Menteri Jonan Sebut Belanja Modal Migas Naik Dua Kali Lipat

    Menteri Jonan Sebut Belanja Modal Migas Naik Dua Kali Lipat

    18 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Soal Gugatan David Tobing, Ini Penjelasan Garuda Indonesia

    Soal Gugatan Da vid Tobing, Ini Penjelasan Garuda Indonesia

    1 jam lalu
  • Tiga Masalah Utang Luar Negeri Indonesia Versi Indef

    Tiga Masalah Utang Luar Negeri Indonesia Versi Indef

    17 jam lalu
  • BPK Ungkap Puluhan Triliun Kerugian Negara Lewat Audit IHPS II

    BPK Ungkap Puluhan Triliun Kerugian Negara Lewat Audit IHPS II

    18 jam lalu
  • Konstruksi Ruas Jalan Tol Pejagan-Pemalang Rampung Mei 2018

    Konstruksi Ruas Jalan Tol Pejagan-Pemalang Rampung Mei 20 18

    20 jam lalu
  • Foto
  • DPR Kukuhkan Perry Warjiyo Sebagai Gubernur BI

    DPR Kukuhkan Perry Warjiyo Sebagai Gubernur BI

    14 jam lalu
  • Razia Makanan Kaleng Makarel Digelar di Sejumlah Daerah

    Razia Makanan Kale ng Makarel Digelar di Sejumlah Daerah

    15 jam lalu
  • Industri Tenun Tradisional Ini Bertahan Hampir Seabad

    Industri Tenun Tradisional Ini Bertahan Hampir Seabad

    16 jam lalu
  • Ratusan Driver Ojek Online Uber Daftar jadi Mitra Go-Jek

    Ratusan Driver Ojek Online Uber Daftar jadi Mitra Go-Jek

    20 jam lalu
  • Video
  • Lewat Internet, Anak Muda Ini Menjadi Pemain Gas Medis Nasional

    Lewat Internet, Anak Muda Ini Menjadi Pemain Gas Medis Nasional

    1 hari lalu
  • LIVE: Tempo dan BJB Experience Bersama CR-V Club Indonesia

    LIVE: Tempo dan BJB Experience Bersama CR-V Club Indonesia

    4 hari lalu
  • Ayam Goreng Karang Taruna, Usaha Warga Bantu Kurangi Pengangguran

    Ayam Goreng Karang Taruna, Usaha Warga Bantu Kurangi Pengangguran

    8 hari lalu
  • Yang Muda di Puncak Bisnis: Rex Marindo, Pemilik Warung Upnormal

    Yang Muda di Puncak Bisnis: Rex Marindo, Pemilik Warung Upnormal

    9 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Soal Gugatan David Tobing, Ini Penj elasan Garuda Indonesia

  • 2

    Konstruksi Ruas Jalan Tol Pejagan-Pemalang Rampung Mei 2018

  • 3

    DPR Sahkan Perry Warjiyo Sebagai Gubernur BI Hari Ini

  • 4

    Viral Missed Call dari Luar Negeri, Kominfo: Jangan Hubungi Balik

  • 5

    Pembebasan Lahan Tol Serang-Panimbang Ditarget Rampung Juni 2018

  • Fokus
  • Menanti Gebrakan Gatot Nurmantyo Setelah Pensiun

    Menanti Gebrakan Gatot Nurmantyo Setelah Pensiun

  • Senjakala Hiburan Malam Nakal, Anies Baswedan Simpan Rencana Aksi

    Senjakala Hiburan Malam Nakal, Anies Baswedan Simpan Rencana Aksi

  • 27 Makarel Kaleng Bercacing,  Ketegasan Pemerintah Ditunggu

    27 Makarel Kaleng Bercacing, Ketegasan Pemerintah Dit unggu

  • Dilema Ojek Online, Dibutuhkan Sekaligus Diharamkan

    Dilema Ojek Online, Dibutuhkan Sekaligus Diharamkan

  • Terkini
  • Kajian IDB dan Bank Dunia Soroti Sistem Keuangan Islam untuk SDGs

    Kajian IDB dan Bank Dunia Soroti Sistem Keuangan Islam untuk SDGs

    3 jam lalu
  • Harga Batu Bara Dipatok, Pengusaha Kehilangan Pendapatan Triliunan Rupiah < h2>Harga Batu Bara Dipatok, Pengusaha Kehilangan Pendapatan Triliunan Rupiah 3 jam lalu
  • Soal Gugatan David Tobing, Ini Penjelasan Garuda Indonesia

    Soal Gugatan David Tobing, Ini Penjelasan Garuda Indonesia

    12 jam lalu
  • Viral Video Rachel Maryam, Gerindra: Itu Program Kader

    Viral Video Rachel Maryam, Gerindra: Itu Program Kader

    12 jam lalu
  • Kemenhub Sebut Alasan Ojek Online Tidak Termasuk Angkutan Umum

    Kemenhub Sebut Alasan Oj ek Online Tidak Termasuk Angkutan Umum

    12 jam lalu
  • Registrasi Kartu Prabayar, Pemblokiran Tahap II Dimulai Bulan Ini

    Registrasi Kartu Prabayar, Pemblokiran Tahap II Dimulai Bulan Ini

    13 jam lalu
  • Garuda Indonesia Digugat Pengacara karena Makanan Ringan

    Garuda Indonesia Digugat Pengacara karena Makanan Ringan

    13 jam lalu
  • BPK: Kemendag Tak Patuhi Aturan Tata Niaga Impor Pangan

    BPK: Kemendag Tak Patuhi Aturan Tata Niaga Impor P angan

    14 jam lalu
  • Harga Bawang Putih Naik, Asosiasi: Diduga Permainan Importir

    Harga Bawang Putih Naik, Asosiasi: Diduga Permainan Importir

    14 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Pilpres 2019, Elektabilitas Gatot Nurmantyo oleh Indobarometer

    Menurut survei Indobarometer, popularitas Gatot Nurmantyo makin berkibar sejak ia tampil beda di aksi 2 Desember 2016.

    Sumber: Google News | Liputan 24 Daruba

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »